a Study on Bisri Mustofa, Haji Abdul Malik Karim Amrullah [Hamka] and Quraish Shihab’s Tafsîr on Isrâ’îlîyât

  • Achmad Murtafi Haris Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Sri Margana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
  • Al Makin Al Makin Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta

Abstract

Umat Islam sekarang sinis terhadap kisah isrâ’îlîyât atau kisah-kisah yang berasal dari Yahudi dan Kristen. Fenomena intelektual ini bertentangan dengan respons Muslim awal yang akrab dengan materi-materi isrâ’îlîyât. Penelitian ini mencoba untuk membedah kisah-kisah isrâ’îlîyât yang ditulis oleh Bisri, Hamka, dan Quraish dalam tafsir masing-masing: Tafsîr al-Ibrîz, Tafsîr al-Azhar, dan Tafsîr al-Miṣbah. Titik tekan dari artikel ini adalah latar belakang yang kemudian mempengaruhi persepsi mereka dalam menafsir ayat-ayat isrâ’îlîyât. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan sejarah intelektual untuk mengetahui perkembangan ide manusia pada isu tertentu. Makalah ini berakhir pada kesimpulan bahwa sikap toleransi Bisri dan Hamka dan penolakan Quraish isrâ’îlîyât dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan akademik masing-masing.


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-09-01
How to Cite
HARIS, Achmad Murtafi; MARGANA, Sri; AL MAKIN, Al Makin. a Study on Bisri Mustofa, Haji Abdul Malik Karim Amrullah [Hamka] and Quraish Shihab’s Tafsîr on Isrâ’îlîyât. Religió: Jurnal Studi Agama-agama, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 253-278, sep. 2016. ISSN 2503-3778. Available at: <http://religio.uinsby.ac.id/index.php/religio/article/view/75>. Date accessed: 23 oct. 2017.
Section
Articles